Investasi di Deposito vs Modal Usaha

Investasi merupakan salah satu cara untuk mengembangkan uang yang dimiliki. Ada beberapa pilihan instrumen investasi yang bisa dipilih, di antaranya adalah investasi deposito dan investasi modal usaha. Kedua jenis investasi ini memiliki perbedaan yang cukup signifikan.

Investasi Deposito

Deposito adalah produk simpanan berjangka di bank yang memungkinkan nasabah menyimpan uang dalam jangka waktu tertentu dengan bunga yang telah ditentukan. Deposito ini termasuk investasi yang cukup aman karena bunga dan dana yang disimpan dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hingga Rp2 miliar per nasabah.

Investasi di deposito memiliki tingkat risiko yang rendah karena bunga dan tenor yang telah ditetapkan sejak awal. Nasabah tidak perlu khawatir dengan fluktuasi pasar seperti investasi di pasar saham atau reksa dana. Selain itu, deposito juga memberikan keuntungan yang pasti dan terjamin.

Namun, investasi di deposito juga memiliki kelemahan. Tingkat bunga yang diberikan pada deposito biasanya tidak terlalu tinggi. Hal ini membuat keuntungan yang diperoleh dari investasi deposito tidak sebesar investasi lainnya seperti saham atau reksa dana. Selain itu, bunga deposito juga dipotong pajak, sehingga keuntungan yang diperoleh semakin kecil.

Investasi untuk Modal Usaha

Investasi modal usaha adalah salah satu cara untuk mengembangkan uang dengan mendirikan usaha atau memberikan modal pada usaha yang sudah berjalan. Hal ini memiliki potensi keuntungan yang lebih besar dibandingkan investasi deposito karena terdapat potensi keuntungan dari capital gain dan dividen.

Capital gain adalah keuntungan yang diperoleh dari selisih harga beli dan harga jual saham atau aset usaha. Selain itu, dividen juga dapat diperoleh dari bagian keuntungan yang dibagikan oleh perusahaan pada para pemegang saham.

Namun, investasi modal usaha juga memiliki risiko yang cukup tinggi. Bisnis yang dijalankan bisa gagal dan mengalami kerugian yang besar sehingga modal yang diinvestasikan bisa hilang. Selain itu, modal yang diberikan pada usaha juga sulit dicairkan kembali jika dibandingkan dengan deposito.

Investasi deposito dan investasi modal usaha memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Investasi deposito merupakan investasi yang aman dan terjamin, namun keuntungan yang diperoleh tidak terlalu besar. Sedangkan investasi modal usaha memiliki potensi keuntungan yang besar, namun memiliki risiko yang cukup tinggi. Pilihan investasi yang tepat tergantung pada profil risiko dan kebutuhan investor. Jika investor menginginkan investasi yang aman dan pasti, maka deposito merupakan pilihan yang tepat. Namun, jika investor memiliki profil risiko yang tinggi dan menginginkan potensi keuntungan yang besar, maka investasi modal usaha bisa menjadi pilihan yang tepat.

Deposito di BPR Kurnia Sewon

BPR Kurnia Sewon menawarkan fasilitas deposito berjangka dengan keuntungan yang kompetitif. Aman karena dijamin LPS dan dapat pula dijaminkan sebagai agunan kredit. Dengan jangka waktu bervariatif 3-12 bulan, dana anda dijamin aman dan pasti untung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *