Transformasi Bisnis UMKM melalui Live Selling: Keniscayaan di Era Digital yang Berdaya Saing Tinggi

Keniscayaan? Ya. "Keniscayaan" adalah sesuatu yang tidak dapat dihindari, mutlak, atau suatu keharusan yang harus dilakukan. Hal ini menunjukkan bahwa suatu hal atau keadaan sangatlah penting atau tidak dapat dielakkan dari situasi atau kondisi tertentu. Dalam era digital yang terus berkembang, fenomena live selling telah menjadi salah satu tren terpanas dalam dunia e-commerce. Live selling adalah keniscayaan. Live selling adalah praktik memasarkan produk dan jasa secara langsung kepada para pelanggan potensial melalui platform marketplace atau media sosial, seperti Facebook, Instagram, atau TikTok. Bisnis UMKM melalui Live Selling melibatkan presenter yang memamerkan dan menjelaskan secara langsung tentang produk kepada audiens yang berinteraksi secara real-time melalui komentar atau chat. Dalam konteks artikel tentang ini, keniscayaan dapat merujuk pada kebutuhan atau keharusan bagi pelaku UMKM untuk mengadopsi live selling sebagai bagian dari strategi pemasaran mereka dalam menghadapi era digital yang kompetitif.

Manfaat Live Selling untuk UMKM

Apa manfaat Live Selling untuk UMKM? Simak beberapa hal berikut ini:

  1. Meningkatkan Visibilitas dan Kapasitas Jangkauan: Live selling memungkinkan UMKM untuk menjangkau audiens yang lebih luas dan berpotensi lebih banyak pelanggan. Dalam sesi live, produk dan merek dapat dijelaskan secara mendalam, membantu audiens memahami manfaat dan keunikan dari produk tersebut.
  2. Interaksi Real-Time: Live selling memfasilitasi interaksi langsung antara penjual dan pelanggan. Pertanyaan dapat dijawab dengan cepat dan kekhawatiran pelanggan dapat ditangani secara langsung, meningkatkan kepercayaan dan kesetiaan pelanggan terhadap merek.
  3. Penguatan Kepercayaan: Dalam live selling, pelanggan dapat melihat produk secara langsung, mengurangi ketidakpercayaan yang mungkin timbul dari pembelian online. Transparansi dan interaksi langsung membantu membangun hubungan yang lebih kuat antara pelanggan dan merek.
  4. Cara Menarik dan Menghibur: Live selling menawarkan kesempatan bagi UMKM untuk menampilkan kreativitas mereka dalam menyampaikan pesan dan menarik minat pelanggan. Ini adalah cara yang efektif untuk menghibur dan membuat para pelanggan terlibat.
  5. Promosi dan Diskon Langsung: Dalam sesi live, penjual dapat memberikan penawaran khusus, diskon eksklusif, atau bahkan kontes untuk meningkatkan daya tarik penawaran mereka dan mendorong konversi pembelian.
Perlunya Live Selling bagi UMKM

Meskipun live selling menawarkan banyak manfaat, apakah UMKM harus melibatkan diri dalam praktik ini adalah keputusan yang harus dipertimbangkan secara cermat. Berikut adalah beberapa alasan mengapa live selling dapat menjadi strategi yang relevan untuk UMKM:

  1. Persaingan dengan Brand Besar: UMKM seringkali harus bersaing dengan merek besar yang memiliki sumber daya yang lebih besar untuk pemasaran. Live selling memberikan kesempatan kepada UMKM untuk mencapai audiens secara efektif dengan biaya yang relatif rendah.
  2. Penjualan Lebih Cepat: Dalam sesi live yang terbatas secara waktu, pelanggan merasa tertantang untuk mengambil keputusan pembelian dengan cepat sebelum kesempatan istimewa berakhir, yang dapat meningkatkan laju konversi penjualan.
  3. Fleksibilitas dan Dampak Visual: Live selling memungkinkan UMKM untuk menampilkan produk secara visual dan menarik perhatian pelanggan dengan demonstrasi langsung atau testimoni pelanggan.
  4. Bentuk Konten yang Populer: Konten video live semakin populer di media sosial. Dengan mengadopsi live selling, UMKM dapat mengikuti tren ini dan meningkatkan kesempatan untuk dikenal oleh lebih banyak orang.
  5. Feedback Langsung dari Pelanggan: Interaksi real-time dalam sesi live memungkinkan UMKM untuk menerima umpan balik langsung dari pelanggan, yang dapat membantu mereka memahami preferensi dan kebutuhan konsumen lebih baik.
Bisnis UMKM melalui Live Selling - BPR Kurnia Sewon

Platform Marketplace atau Sosial media untuk Live Selling

Terdapat berbagai platform yang mendukung live selling, dan daftar ini dapat terus berkembang seiring dengan perkembangan teknologi dan tren digital. Berikut adalah beberapa platform populer yang sering digunakan untuk melakukan live selling:

  1. Facebook Live: Facebook menyediakan fitur "Facebook Live" yang memungkinkan pengguna untuk melakukan siaran langsung video kepada teman, pengikut, atau di dalam grup tertentu. Hal ini memungkinkan para penjual untuk melakukan sesi live selling kepada audiens mereka di platform ini.
  2. Instagram Live: Instagram juga menyediakan fitur "Instagram Live" yang memungkinkan pengguna untuk melakukan live streaming video di dalam cerita (stories). Pengguna dapat berinteraksi dengan penonton melalui komentar selama sesi live.
  3. TikTok Live: TikTok adalah platform berbagi video pendek yang juga menyediakan fitur "TikTok Live" yang memungkinkan pengguna untuk melakukan live streaming. Live selling di TikTok dapat dilakukan dengan cara yang menarik dan kreatif untuk menarik perhatian pengguna yang lebih muda.
  4. YouTube Live: YouTube menyediakan fitur "YouTube Live" yang memungkinkan para pengguna untuk melakukan streaming video langsung kepada audiens mereka. Ini dapat digunakan untuk melakukan sesi live selling dan berinteraksi dengan penonton.
  5. Shopee Live dan Lazada Live: Platform e-commerce seperti Shopee dan Lazada juga memiliki fitur live selling yang disebut "Shopee Live" dan "Lazada Live." Para penjual dapat menggunakan fitur ini untuk memasarkan produk mereka secara langsung kepada pengguna di platform tersebut.

Ingatlah bahwa platform-platform ini dapat berubah atau berkembang dari waktu ke waktu. Selain itu, kemungkinan ada platform lain yang mungkin mendukung live selling di masa depan. Jadi, penting bagi pelaku bisnis untuk tetap mengikuti perkembangan teknologi dan tren dalam melakukan live selling.

Lalu bagaimana memulai Live Selling?

Proses Bisnis UMKM melalui Live Selling biasanya melibatkan langkah-langkah berikut:

  1. Pemilihan Platform: Presenter atau penjual memilih platform live streaming yang akan digunakan untuk melakukan sesi live selling. Platform yang umum digunakan termasuk Facebook Live, Instagram Live, TikTok Live, atau platform marketplace khusus yang menyediakan fitur live selling.
  2. Persiapan dan Promosi: Sebelum memulai sesi live selling, penjual biasanya melakukan persiapan dengan memastikan produk yang akan ditampilkan dalam kondisi yang baik dan menyiapkan skrip atau poin penting yang akan dibahas. Mereka juga dapat mempromosikan sesi live selling mendatang untuk menarik minat audiens.
  3. Peluncuran dan Presentasi: Pada saat yang telah ditentukan, presenter memulai sesi live selling. Mereka memperkenalkan diri, mereview produk, dan menjelaskan manfaat serta keunikan produk secara rinci.
  4. Interaksi dengan Penonton: Selama sesi live, audiens dapat berinteraksi dengan presenter melalui komentar atau chat. Presenter akan menjawab pertanyaan, memberikan penjelasan tambahan, dan berkomunikasi dengan para penonton secara langsung.
  5. Penawaran dan Diskon: Agar sesi live selling lebih menarik, presenter seringkali menawarkan penawaran khusus atau diskon eksklusif kepada para penonton. Ini bertujuan untuk mendorong penonton agar melakukan pembelian segera.
  6. Pelacakan dan Tindak Lanjut: Setelah sesi live berakhir, penjual dapat melacak kinerja sesi live selling, seperti jumlah penonton, tingkat konversi, dan umpan balik pelanggan. Mereka juga dapat melakukan tindakan lanjut seperti mengirim pesan pribadi kepada pelanggan yang mengekspresikan minat atau memberikan informasi lebih lanjut tentang produk.

Bagaimana? Anda tertarik unutk memulai? Harus dimulai lho ya.... Banyak kok contoh atau tutorial di Youtube untuk belajar Bisnis UMKM melalui Live Selling, sebelum anda berjualan via live. Bagi anda pelaku UMKM yang membutuhkan tambahan modal kerja atau dana investasi untuk usaha anda, BPR Kurnia Sewon siap membantu anda. Fasilitas pinjaman dengan suku bunga yang murah, proses cepat dan aman, serta banyak benefit lain yang dapat anda dapatkan. Informasi lengkap dapat anda simak di sini.

(admin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *