YOGYAKARTA — Dalam rangka mendukung program literasi dan inklusi keuangan nasional, BPR Kurnia Sewon menggelar kunjungan industri bertema “Edukasi Inklusi Keuangan dan Pentingnya Menabung Sejak Dini” di SMK Bopkri 2 Yogyakarta, Senin (14/7). Kegiatan ini dilaksanakan bertepatan dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru.
Kunjungan industri ini diikuti oleh seluruh peserta didik baru SMK Bopkri 2 Yogyakarta sebagai bagian dari agenda MPLS. Dalam kegiatan tersebut, tim BPR Kurnia Sewon memberikan pemaparan mengenai pentingnya inklusi keuangan, manfaat menabung di lembaga keuangan resmi, serta edukasi tentang layanan perbankan yang aman dan mudah diakses bagi pelajar.
Direktur Utama BPR Kurnia Sewon, Albertus Nojendra, PN, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen bank dalam mendukung literasi keuangan di kalangan generasi muda. “Kami ingin siswa-siswi memiliki pemahaman dasar tentang pengelolaan keuangan, pentingnya menabung, serta akses layanan perbankan yang aman dan terpercaya,” ujarnya.
Selain penyuluhan, siswa juga diperkenalkan berbagai produk tabungan BPR Kurnia Sewon, termasuk fitur, syarat pembukaan rekening, dan simulasi transaksi. Para peserta sangat antusias mengikuti sesi tanya jawab serta praktek menabung secara langsung melalui program tabungan yang disediakan BPR Kurnia Sewon.
Melalui program kunjungan industri ini, diharapkan para siswa tidak hanya mendapatkan bekal akademis, tetapi juga keterampilan pengelolaan keuangan yang baik, sehingga kelak mampu menjadi generasi yang cerdas finansial dan mandiri.

